Cara Merawat Lantai Marmer agar Tetap Bersih, Mengilap, dan Awet

Lantai marmer memberikan kesan elegan dan mewah pada rumah, kantor, hotel, maupun bangunan komersial. Namun, karena memiliki permukaan yang relatif sensitif terhadap noda, goresan, dan bahan kimia tertentu, marmer membutuhkan perawatan yang tepat.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dengan perawatan rutin, lantai marmer dapat tetap terlihat bersih, mengilap, dan terawat dalam jangka panjang. Berikut beberapa cara merawat lantai marmer yang dapat dilakukan sehari-hari.

Before & After Poles Marmer

Mengapa Lantai Marmer Membutuhkan Perawatan Khusus?

Marmer merupakan material batu alam dengan karakteristik yang berbeda dari keramik biasa. Permukaannya dapat mengalami kusam, tergores, atau terkena noda apabila tidak dirawat dengan metode yang sesuai.

Debu, pasir, tumpahan minuman, makanan, dan kotoran yang dibiarkan terlalu lama juga dapat memengaruhi tampilan permukaan marmer.

Karena itu, perawatan secara rutin penting untuk menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan tampilan alami lantai marmer.

1. Bersihkan Debu dan Kotoran Secara Rutin

Langkah paling sederhana dalam merawat lantai marmer adalah membersihkannya secara rutin.

Gunakan sapu berbulu lembut, microfiber mop, atau vacuum cleaner yang sesuai untuk permukaan lantai. Debu dan pasir yang tertinggal di lantai dapat menyebabkan permukaan marmer tergores ketika terinjak atau bergesekan dengan benda lain.

Untuk area dengan aktivitas tinggi, pembersihan dapat dilakukan lebih sering agar kotoran tidak menumpuk.

2. Segera Bersihkan Tumpahan

Jangan membiarkan cairan tumpah terlalu lama di atas permukaan marmer.

Segera lap tumpahan menggunakan kain atau microfiber yang bersih dan lembut. Hal ini terutama penting untuk cairan yang berwarna atau memiliki sifat asam.

Semakin cepat tumpahan dibersihkan, semakin kecil kemungkinan noda tersebut menetap pada permukaan marmer.

3. Gunakan Pembersih yang Sesuai

Tidak semua produk pembersih lantai cocok digunakan pada marmer.

Hindari penggunaan bahan pembersih yang terlalu keras atau bersifat asam tanpa memastikan bahwa produk tersebut aman untuk batu alam. Penggunaan bahan yang tidak sesuai dapat membuat permukaan marmer menjadi kusam atau mengalami perubahan pada lapisan permukaannya.

Sebaiknya gunakan produk yang memang diperuntukkan untuk marmer atau natural stone dan ikuti petunjuk penggunaannya.

4. Hindari Menggosok Permukaan dengan Bahan Kasar

Saat membersihkan noda, hindari penggunaan sikat atau spons yang terlalu kasar.

Gesekan yang berlebihan dapat meninggalkan goresan pada permukaan marmer. Gunakan kain microfiber atau alat pembersih dengan tekstur yang lembut.

Jika noda sulit dibersihkan dengan pembersihan biasa, sebaiknya jangan terus-menerus menggosoknya. Periksa jenis nodanya dan gunakan metode pembersihan yang sesuai.

5. Gunakan Keset di Area Masuk

Keset dapat membantu mengurangi jumlah debu dan pasir yang terbawa masuk ke dalam ruangan.

Letakkan keset pada area pintu masuk, terutama pada ruangan dengan lantai marmer. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi kotoran yang berpotensi menggores permukaan lantai.

6. Lakukan Perawatan dan Poles Marmer Secara Berkala

Selain pembersihan rutin, lantai marmer juga dapat membutuhkan perawatan khusus seperti poles marmer.

Seiring waktu, permukaan marmer dapat kehilangan kilap akibat aktivitas sehari-hari, gesekan, atau penggunaan yang terus-menerus. Pemolesan dapat membantu merawat kembali tampilan permukaan sesuai dengan kondisi marmer.

Frekuensi perawatan tidak harus sama untuk setiap lantai karena bergantung pada tingkat penggunaan, kondisi permukaan, dan jenis marmer.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Merawat Lantai Marmer

Beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari antara lain:

  • Membiarkan tumpahan cairan terlalu lama.
  • Menggunakan bahan pembersih yang tidak sesuai untuk marmer.
  • Menggosok permukaan dengan alat yang kasar.
  • Membiarkan pasir dan kotoran menumpuk.
  • Mengabaikan permukaan marmer yang mulai kusam atau mengalami perubahan tampilan.

Perawatan yang tepat sejak awal dapat membantu mengurangi risiko kerusakan pada permukaan lantai.

Kapan Lantai Marmer Membutuhkan Perawatan Profesional?

Jika lantai marmer sudah terlihat kusam, memiliki noda yang sulit dibersihkan, atau kehilangan kilap meskipun sudah dibersihkan secara rutin, perawatan profesional dapat menjadi pilihan.

Perawatan seperti pemolesan marmer membutuhkan metode dan peralatan yang disesuaikan dengan kondisi permukaan. Karena itu, pemeriksaan kondisi lantai terlebih dahulu penting dilakukan sebelum menentukan metode perawatan.

Kesimpulan

Cara merawat lantai marmer sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana: membersihkan debu secara rutin, segera menangani tumpahan, menggunakan produk yang sesuai, serta menghindari alat pembersih yang kasar.

Untuk lantai yang sudah mengalami kusam atau membutuhkan perawatan lebih lanjut, polishing atau perawatan marmer secara profesional dapat dipertimbangkan agar permukaannya tetap terawat.

Mazaya Cleaning Solutions menyediakan layanan cleaning dan perawatan untuk berbagai kebutuhan. Jika lantai marmer Anda membutuhkan perawatan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Mazaya untuk berkonsultasi mengenai kondisi lantai dan kebutuhan perawatannya.

error: Content is protected !!
Scroll to Top